Kekekalan rahasia

Aku melewati jalanan yang terbuat dari bongkahan malammu

Gang-gang sempit seperti rongga leher seseorang

Mengular melintasi kedai-kedai sunyi.

 

Aku berhenti di kesunyian yang sesak, duduk di bangku paling ujung, lalu

Memesan secangkir kopi hitam, membaca sebuah dongeng yang kau tulis

Dengan jejak-jejak basah, punggung menggambarkan aroma kamboja.

Konon engkau adalah seorang putri yang mampuh

Membelah jantung sang kesatria, namun keburu lenyap sebelum ku asah

Pedangmu.

 

Selanjutnya bibirmu terurai menjadi burng baying-bayang

Sebelumbnya jantungmu menyimpan sabda dalam degub.

 

Dalam atau luar detak rahasia akan selalu kekal bersama tuhanya.

Iklan

Perihal widiradcliffe
something

Terimakasih Telah Berkunjung

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: